Sabtu, 20 Juni 2015
Kertas Lipat
Sabtu, Juni 20, 2015 | Diposting oleh
Hilma Nur Afidati |
Edit Entri
Olahraga Tangan Sambil Tunggu Bedug Magrib :)
BunSis yang sedang melatih anak-anak belajar puasa, biasanya menghabiskan waktu dengan apa ya??Selain mengaji, beramal baik, dan melatih anak untuk sabar, BunSis bisa melatih anak kreatif. Sambil menunggu azan magrib, yuk ajak anak-anak membuat kerajinan kertas ... Insyaallah menyenangkan. Ciptakan permainan baru dan mainan baru ya ...
Selamat Mencobanya...
CETAK, GUNTING, RANGKAI, LEM
Sabtu, Juni 20, 2015 | Diposting oleh
Hilma Nur Afidati |
Edit Entri
Hijabku
Kini hijab bagian dari hidupku. Beberapa waktu lalu saya membaca status di FB, katanya miris dan sedih melihat hijab kini jadi hiasan semata. Huft ... bagiku fenomena hijab hias sekarang adalah anugrah, banyak orang yang memilih untuk memakai hijab, meski bentuk dan cara memakainya beragam. Namun, jangan pernah berprasangka buruk mengenai orang yang memakai hijab hias. Biarkankanlah mereka memakainya dengan nyaman sesuai dengan yang mereka lakukan. Seiring bergulirnya waktu mereka akan tahu sendiri bagaimana itu hijab. Namanya juga proses ya pasti dari hal kecil dahulu. Bagi yang tahu bagaimana hijab itu dipakai silakan beri tahu dengan cara yang menyenangkan, termasuk saya ya...
Dulu pertama kali memakai hijab, prinsip saya ya asalkan tidak terlihat rambut. Pada saat itu pun masih memakai celana jeans dan atasan yang pas pinggang. Namun, saat ini saya mengenal rok, baju gamis, dan kaos kaki. Meski awalnya agak aneh memakai kaos kaki di atas sepatu wedges lama-kelamaan justru aneh kalau tidak memakai kaos kaki. Inilah saya sekarang ... masih butuh proses metamorfosis yang lebih baik lagi.. JIKA tekad kita KUAT pasti kita BISA. Insyaallah :)
Kini hijab bagian dari hidupku. Beberapa waktu lalu saya membaca status di FB, katanya miris dan sedih melihat hijab kini jadi hiasan semata. Huft ... bagiku fenomena hijab hias sekarang adalah anugrah, banyak orang yang memilih untuk memakai hijab, meski bentuk dan cara memakainya beragam. Namun, jangan pernah berprasangka buruk mengenai orang yang memakai hijab hias. Biarkankanlah mereka memakainya dengan nyaman sesuai dengan yang mereka lakukan. Seiring bergulirnya waktu mereka akan tahu sendiri bagaimana itu hijab. Namanya juga proses ya pasti dari hal kecil dahulu. Bagi yang tahu bagaimana hijab itu dipakai silakan beri tahu dengan cara yang menyenangkan, termasuk saya ya...Dulu pertama kali memakai hijab, prinsip saya ya asalkan tidak terlihat rambut. Pada saat itu pun masih memakai celana jeans dan atasan yang pas pinggang. Namun, saat ini saya mengenal rok, baju gamis, dan kaos kaki. Meski awalnya agak aneh memakai kaos kaki di atas sepatu wedges lama-kelamaan justru aneh kalau tidak memakai kaos kaki. Inilah saya sekarang ... masih butuh proses metamorfosis yang lebih baik lagi.. JIKA tekad kita KUAT pasti kita BISA. Insyaallah :)
Sabtu, Juni 20, 2015 | Diposting oleh
Hilma Nur Afidati |
Edit Entri
Nastar Keju

Bahan:
270 gram margarin
50 gram gula halus
1 buah kuning telur
300 gram tepung terigu
27 gram susu bubuk
30 gram tepung maizena
Isi:
2 buah nanas parut
100 gram gula pasir
1/2 sdt garam
(semua bahan dipanaskan dalam wajan sampai larut dan tercampur rata)
Bahan Olesan:
2 buah kuning telur
1 sdm susu cair/ perasan jeruk lemon
Bahan Taburan:
Keju parut
Cara Membuat

Bahan:
270 gram margarin
50 gram gula halus
1 buah kuning telur
300 gram tepung terigu
27 gram susu bubuk
30 gram tepung maizena
Isi:
2 buah nanas parut
100 gram gula pasir
1/2 sdt garam
(semua bahan dipanaskan dalam wajan sampai larut dan tercampur rata)
Bahan Olesan:
2 buah kuning telur
1 sdm susu cair/ perasan jeruk lemon
Bahan Taburan:
Keju parut
Cara Membuat
- Kocok margarin dan gula halus sampai lembut
- Masukkan bahan kering seperti tepung terigu, susu bubuk, dan tepung maizena sedikit demi sedikit hingga adonan kalis dan siap di bentuk.
- Cetak adonan sesuai selera. Usahakan adonan jangan terlalu lama kena angin karena akan mengeras, tutup dengan serbet!
- Agar tidak belepotan saat mengisi nastar, bulatkan terlebih dahulu isiannya, setelah adonan pipih baru masukkan isi, kemudian bulatkan.
- Beri olesan dan taburan
- Panggang dalam oven selama 20 menit atau sesuai dengan besar kecilnya adonan
- Siap disajikan :)
Sabtu, Juni 20, 2015 | Diposting oleh
Hilma Nur Afidati |
Edit Entri
Kue Donat RenyahBahan:
200 gr mentega
100 gram margarin
650 gram tepung terigu
27 gr susu bubuk (1bks dancow bubuk full cream)
2 kuning telur
1 putih telur
175 gram gula halus
15 gram tepung maizena
Taburan:
Sprinkle
Coklat leleh
Selasih kering
Cara Membuat:
- Campurkan semua bahan kering seperti susu bubuk, tepung terigu, maizena, ayak bahan-bahan tersebut secara bersamaan
- Kocok mentega, margarin, gula halus, dan kuning telur dengan kecepatan tinggi
- Masukkan telur, kocok sampai rata.
- Tambahkan bahan kering sedikit demi sedikit, sampai adonan kalis
- Bulatkan adonan sebesar kelereng kemudian bentu menyerupai donat, gunakan ujung sumpit ya!! Bentuk donat setengah, atau lingkaran penuh.
- Oven sampai matang.
- Hias dengan cokelat yang telah dilelehkan lalu taburi sprinkle atau selasih kering.
- Siap disajikan :)
- BunSis juga bisa menambahkan perasan jeruk pada adonan tadi, rasanya segar dan pasti beda kue kering pada umumnya, kulitnya bisa digunakan untuk taburan, Jeruknya pakai jenis Sunkiest ya!!

Sabtu, Juni 20, 2015 | Diposting oleh
Hilma Nur Afidati |
Edit Entri
Kue Keju (Kastangel)
Bahan:
Selanjutnya bentuklah adonan sesuai selera anda, olesi
dengan kuning telur, lalu taburi dengan keju parut
Bahan:
200 gram tepung terigu
2 butir kuning telur
125 gram margarin
50 gram tepung maizena
27 gram susu bubuk
50 gram keju parut
Bahan olesan:
1 butir Kuning telur
Perasan jeruk nipis
Keju parut secukupnya
Cara Membuat:
Kocoklah margarin dan kuning telur hingga kedua bahan
tersebut tercampur dengan rata.
Setelah itu, masukkan tepung terigu, keju parut dan tepung
maizena, lalu uleni
Selanjutnya bentuklah adonan sesuai selera anda, olesi
dengan kuning telur, lalu taburi dengan keju parut
Kemudian panggang kedalam oven kurang lebih 20 menit atau
hingga kue berwarna kuning kecoklatan (disesuaikan dengan ketebalan kue)
Angkat, dinginkan dan masukkan kue kastengel kedalam toples.
Rabu, 27 Mei 2015
Rabu, Mei 27, 2015 | Diposting oleh
Hilma Nur Afidati |
Edit Entri
Blog ini diciptakan untuk berbagi ilmu. Saya suka memasak, mengkreasikan hijab, suka sastra, dan berbagi resep yang biasa saya praktikan. Saya ingin apa yang saya suka dapat bermanfaat bagi BundSis dimana pun berada :D salam kenal
Bismillah ...
Insyaallah minggu depan saya bagikan lima resep kue itu :)
Bismillah ...
Insyaallah minggu depan saya bagikan lima resep kue itu :)
Rabu, Mei 27, 2015 | Diposting oleh
Hilma Nur Afidati |
Edit Entri
Tak bisa dimungkiri lagi jika anak-anak itu suka sekali dengan kue manis dan berwarna. Selain itu, anak-anak mudah sekali tergoda dengan makanan tersebut sekalipun itu yang dijual dipinggir jalan, entah bagaimana mengolahnya dan entah apa saja bahannya siapa yang tahu.
Yuk ajak si kecil untuk membuat cemilannya sendiri Bunda, tak perlu risau dengan waktu dan bahan, banyak cara yang mudah dan sederhana bisa kita lakukan. Ingat kita melakukannya sebagai tanda kasih sayang :)
Lihat dulu nih, baca, terawang bahan dan caranya, siapkan uang, incar toko kue grosir, beli bahan, praktik deh :)
650 gr tepung terigu
27 gr susu bubuk (1bks dancow bubuk full cream)
1 ruas besar jahe yang di parut lalu peras airnya (1sdt jahe bubuk)
300 gr mentega
100 gr gula pasir halus1 kuning telur
75 gr gula palem
2 kuning telur
1 putih telur
1 sdm maizena
Yuk ajak si kecil untuk membuat cemilannya sendiri Bunda, tak perlu risau dengan waktu dan bahan, banyak cara yang mudah dan sederhana bisa kita lakukan. Ingat kita melakukannya sebagai tanda kasih sayang :)
Lihat dulu nih, baca, terawang bahan dan caranya, siapkan uang, incar toko kue grosir, beli bahan, praktik deh :)
Kue Jahe Ceria
Bahan kue kering:
650 gr tepung terigu
27 gr susu bubuk (1bks dancow bubuk full cream)
1 ruas besar jahe yang di parut lalu peras airnya (1sdt jahe bubuk)
300 gr mentega
100 gr gula pasir halus1 kuning telur
75 gr gula palem
2 kuning telur
1 putih telur
1 sdm maizena
Bahan gula icing:
100 gr gula halus
1 putih telur
2 buah jeruk nipis (peras airnya)
pewarna makanan
100 gr gula halus
1 putih telur
2 buah jeruk nipis (peras airnya)
pewarna makanan
(semua bahan tinggal diaduk menggunakan sendok lalu masukan ke plastik segitiga)
CARA MEMBUAT:
- Campurkan semua bahan kering seperti susu bubuk, tepung terigu, maizena, ayak bahan-bahan tersebut secara bersamaan
- Kocok mentega, gula halus, dan telur dengan kecepatan tinggi
- Tambahkan jahe cair (jika menggunakan jahe bubuk campurkan dengan bahan kering ya) aduk sampai rata, matikan mixer.
- Tambahkan bahan kering sedikit demi sedikit, sampai adonan kalis dan siap dicetak
- Giling adonan menggunakan rolling pan setebal 1/2 cm kemudian cetak dengan berbagai bentuk.
- Oven sampai matang, kira-kira 20 menit.
- Hias dengan gula icing kemudian panggang kembali sampai gula icing mengeras.
- Siap disajikan :)
![]() |
| Icing belum matang |
![]() |
| ditambah sprinkle |
Selain menggunakan gula icing Bunda juga bisa menambahkannya dengan sprinkle ya :)
Rabu, Mei 27, 2015 | Diposting oleh
Hilma Nur Afidati |
Edit Entri
Kue ini warnanya hijau, cocok sekali dengan tokoh kartun Shrek ya :)
Kue tradisional ini sudah dikenal sejak saya SD, warnanya pun dari dulu hijau, mungkin karena aroma pandan itu tidak bisa bisa di gantikan dengan aroma lainnya. Isi kue ini biasa disebut enten (bahasa Sunda), dadar yang asin dan isian yang manis membuat kue ini lezat dan unik. Yuk lestarikan kue tradisional, ajak si kecil mengenal dan menyukai kue-kue tradisional.
Membiasakan membuat makanan di rumah itu lebih baik dari pada jajan di luar.
Bahan Isi
1/4 kg kelapa parut

2 Panaskan wajan datar lalu olesi dengan sedikit minyak atau
Kue tradisional ini sudah dikenal sejak saya SD, warnanya pun dari dulu hijau, mungkin karena aroma pandan itu tidak bisa bisa di gantikan dengan aroma lainnya. Isi kue ini biasa disebut enten (bahasa Sunda), dadar yang asin dan isian yang manis membuat kue ini lezat dan unik. Yuk lestarikan kue tradisional, ajak si kecil mengenal dan menyukai kue-kue tradisional.Membiasakan membuat makanan di rumah itu lebih baik dari pada jajan di luar.
Kue Shrek alias dadar gulung
Bahan Kulit
200 gram tepung terigu
50 gram tepung kanji
1 sdt garam
1 sdt garam
5-6 tetes pewarna makanan aroma pandan
150 ml santan kelapa atau diganti dengan 1 bks santan instan
air es secukupnya Bahan Isi
1/4 kg kelapa parut
1/2 kg gula merah
3 sdm gula pasir
1 sdt garam

Cara membuat
1. Aduk semua bahan kulit, lalu masukkan air es dan santan sedikit demi sedikit sampai adonan rata dan keencerannya pas2 Panaskan wajan datar lalu olesi dengan sedikit minyak atau
margarin. Setelah itu, buatlah dadar tipis.
3 Untukmembuat isinya, campur semua bahan di atas wajan lalu panaskan.Ingat apinya jangan terlalu besar ya. Aduk-aduk
3 Untukmembuat isinya, campur semua bahan di atas wajan lalu panaskan.Ingat apinya jangan terlalu besar ya. Aduk-aduk
selama proses membuat isi (agar tidak gosong).
Dadar yang sudah matang kemudian diberi isi secukupnya, gulung lalu boleh disantap deh ..
Dadar yang sudah matang kemudian diberi isi secukupnya, gulung lalu boleh disantap deh ..
Bunda bisa mengkreasikan warna dadar gulung dengan warna lainnya, tapi pakai pewarna makanan ya, jangan terlalu banyak juga ... :)
semoga bermanfaat
Sabtu, 14 Februari 2015
Tutorial Hijab
Sabtu, Februari 14, 2015 | Diposting oleh
Hilma Nur Afidati |
Edit Entri
Paris dengan lipatan bertingkat di tengah :)
Paris dengan lipatan bertingkat di pinggir :)

Magenta paris
Taklukan kerudung pashmina dengan bahan yang licin :D
Sabtu, Februari 14, 2015 | Diposting oleh
Hilma Nur Afidati |
Edit Entri
Cokelat dan buah memang pasangan serasi pada setiap resep puding. Jadikan puding buah salah satu alternatif bagi para Bunda agar si kecil gemar mengonsumsi buah. Ajak lah buah hati tercinta Bunda untuk mempraktikannya yah ...
400 grm gula pasir
Puding Cokelat Ceria
Bahan:
1 bks agar rasa cokelat
1 bks agar swalow
400 grm gula pasir
700 ml air
Taburan:
1 bks Nutrijel Plain
300 ml air
100 grm gula pasir
1 buah mangga, 1 buah naga, dan pepaya secukupnya (Buah-buahan
dengan warna ceria). Lalu, semua buah-buahan di potong kotak-kotak
kecil.
Cara membuat
- Campurkan 2 bks agar-agar, air dan gula, aduk rata.
- panaskan dalam api sedang sampai mendidih. Setelah mendidih kecilkan api tunggu beberapa saat, baru matikan api.
- Tuang adonan pada 2 loyang agak besar.
- Diamkan sampai membeku, sisihkan.
- Campurkan 1 bks nutrijel plain, air, dan gula aduk sampai rata lalu didihkan.
- Setelah adonan cokelat beku, tuangkan buah di atas puding, atur sesuai selera Bunda. Setelah itu, tuangkan adonan puding transparan.
- Diamkan hingga beku.
- Siap dinikmati!
Resep Makanan
Sabtu, Februari 14, 2015 | Diposting oleh
Hilma Nur Afidati |
Edit Entri
Masih tentang resep nih ...
Ayo semangat menjadi Bunda yang kreatif, salah satunya dengan memasak makanan di rumah, termasuk membuat bolu kukus ini! Konsep warna-warni memang membuat makanan menjadi lebih menarik, maka bolu kukus ini di buat dengan penuh warna yang lembut alias soft! Yuk praktik ....
Bolu Kukus
Bahan :
- 250 gram tepung terigu protein sedang
- 250 gram gula Pasir
- 2 butir telur Ayam
- 2 sendok teh cake emulsifier/SP
- 1/4 sendok teh garam
- 125 ml sprite
- 1/2 sendok tehVanili
- Siapkan semua bahan, campur terigu, telur, gula, sprite, SP, garam dan vanili.
- Kocok sampai mengembang dan mengental. Gunakan mixer dengan kecepatan tinggi.
- Kemudian adonan dibagi menjadi 4 warna lembut (soft) yaitu merah muda, hijau, cokelat, dan biru.
- Tuang adonan secara berselang seling dalam cetakan.
- Kukus selama 10-15 menit.
- Selamat menikmati!
Resep Makanan
Sabtu, Februari 14, 2015 | Diposting oleh
Hilma Nur Afidati |
Edit Entri

.jpg)
Bunda yang ingin membuat cemilan untuk buat hati tercinta, coba deh resep ini! Taburan yang warna-warni akan membuat buah hati tercinta menarik. Selain itu, cemilan yang di buat di rumah lebih sehat! Bunda bisa mengajak buah hati tersayang pada saat menghias pukis. Jadikan si kecil kreatif :)
Pukis Aneka Taburan
- 500 gram tepung terigu
- 300 gram gula (sesuai selera)
- 500 cc santan matang
- 4 butir telur
- 1 ons mentega cair
- 1/2 sdm fermifan
- 200 cc air hangat kuku
- 4 sdm tepung terigu
![]() |
| Taburan |
- Kismis
- Kacang almond
- Meses
- Springkle
- Campurkan semua bahan babon hingga rata diamkan selama 20 menit
- Telur dan gula dikocok hingga rata sampai mengembang
- Masukan tepung terigu sedikit demi sedikit, secara bergantian masukan santan dan babon sedikit demi sedikit
- Masukkan mentega cair. Setelah rata diamkan selama 10 menit
- Panaskan cetakan pukis, tuang adonan jangan sampai penuh yah, soalnya nanti akan mengembang, lalu tutup. Bunda boleh memberikan taburan pada saat adonan setengah matang atau pada pukis yang sudah matang. Siapkan margarin untuk menempel taburan pada kukis yang matang!
- Selamat mencoba!
![]() |
| Adonan siap dituangkan dalam cetakan |
Kamis, 12 Februari 2015
Ayo Berkreasi
Kamis, Februari 12, 2015 | Diposting oleh
Hilma Nur Afidati |
Edit Entri
Bunda yang ingin belajar membuat kue kering boleh coba resep ini! Selain gampang, resep ini bahannya mudah didapat dan murah dibeli. Kue cokelat memang menjadi camilan favorit siapa saja dan kapan saja! Persiapan buat lebaran nanti nih, makanya ayo belajar dari sekarang!!!
Kue Sumur Cokelat
Bahan:A. 250 gr mentega
50 gr margarin
175 gr gula halus2 kuning telur
1 putih telur
650 gr tepung terigu
B. 40 gr cokelat bubuk
15 gr tepung maizena
10 gr susu bubuk
1 sdm bumbu spekuk (bila suka)
100 gr wijen untuk taburan
50 gr cokelat leleh
Cara Membuat:
1. Kocok bahan A hingga rata
2. Masukkan telur sambil dikocok
3. Tambahkan bahan B
4. Tambahkan tepung terigu sedikit demi sedikit hingga merata (gunakan tangan saja)
5. Bulatkan adonan sebesar kelereng kecil, tekan bagian tengahnya hingga membentuk cekungan
6. Gulingkan di atas wijen, kemudian panggang sampai matang dengan suhu 140 derajat Celcius selama 30
menit. Setelah dingin, semprotkan cokelat yang telah dilelehkan sebelumnya pada lubang tadi.
7. Simpan di tempat yang kering dan tertutup (Tupperware lebih asyik)
Selamat menikmati, Bunda juga bisa mengkreasikan bentuk kue kering sesuai selera sang anak!
Artikel
Kamis, Februari 12, 2015 | Diposting oleh
Hilma Nur Afidati |
Edit Entri
Permainan dan Dunia Anak
Pada umumnya, bermain
merupakan kegiatan yang paling disukai oleh anak-anak. Berbagai permainan dapat
dilakukan oleh anak-anak dalam kesehariannya, dengan cara yang beragam.
Seperti, pada saat di sekolah anak-anak akan lebih menyukai kegiatan belajar
dengan teknik belajar sambil bermain.
Begitu pun saat di rumah, orang tua yang mendidik anaknya dengan penuh
perhatian dan teknik permainan, lebih disukai oleh anak-anak. Anak akan lebih
menurut apabila, arahan dan motivasi
dari orangtua dapat ia pahami dengan cara yang terampil, menyenangkan, lembut, dan menarik.
Namun, seiring berjalannya waktu permainan sedikit bergeser
ke arah yang tidak baik dan berisiko kecanduan. Misalnya, pada zaman mutakhir seperti ini, permainan beralih fungsi menjadi suatu alat canggih yang
hampir menjadi wajib dimiliki oleh anak-anak. Berbagai alat canggih ini bermunculan di tengah-tengah dunia anak. Dengan
mudah sebagian anak-anak mendapatkan fasilitas canggih ini dari orang tuanya. Padahal,
setiap alat canggih ini memiliki banyak risiko buruk, apabila orang tua tidak
memperhatikan dan mengawasi anak-anaknya pada saat menggunakannya.
Kebanyakan anak-anak di zaman sekarang, lebih senang di
rumah bersama alat canggihnya, di bandingkan bermain dengan sesama
teman-temannya di luar atau di dalam rumah. Ini membuktikan, bahwa alat canggih
tersebut telah berhasil merampas dunia anak. Cukup ditemani oleh alat
canggihnya anak merasa nyaman dan
bergaya di depan teman-temannya. Berbeda dengan zaman dahulu, anak-anak bermain
dengan berbagai permainan yang ciptakannya sendiri. Seperti, petak umpet,
kucing-kucingan, galah dan berbagai permainan
tradisional lainnya. Ini merupakan
kegiatan yang dapat melatih kreativitas,
gerak tubuh, dan kerja sama dengan rekan-rekannya. Secara tidak langsung, anak di
latih dan terdidik mandiri dengan cara yang menyenangakan.
Dunia anak yang terampas oleh alat canggih, merupakan salah
satu alasan terjadinya fenomena anak
yang dewasa sebelum waktunya. Baik di kota maupun di desa, kini anak-anak mengenal alat-alat canggih dan modern. Selain
itu, anak-anak pun dengan mudah dapat mengoperasikan alat tersebut. Sebagian
anak-anak melakukan kegiatan layaknya orang tua, dari yang bersifat baik maupun
tidak baik. Berbagai hal yang tak semestinya diketahui anak, dengan mudah
mereka ketahui melalui alat-alat canggih seperti ponsel, komputer dengan fasilitas internet,
dan berbagai jenis permainan canggih yang saat ini menjadi hal wajib di
kalangan anak-anak.
Orang tua merupakan kunci untuk membuka karakter anak. Kenakalan dan kemalasan
seorang anak merupakan hasil dan buah yang di petik dari bibit yang di tanam
oleh orang tua. Meskipun, kata nakal tidak selamanya bersifat jelek, orang tua harus melakukan penyaringan dalam membentengi
keaktifan anaknya. Memberitahu apa
yang seharusnya di ketahui anak, menjauhkan dari hal-hal yang dapat merusak
karakter anak, dan menjaga anak dengan penuh kasih sayang, kelembutan dengan
teknik yang menyenangkan. Anak-anak memang di latih untuk pandai menyesuaikan diri dengan modernisasi, tetapi orang tua harus
mampu mengawasi setiap perkembangan teknologi yang bersifat positif.
Sebaiknya, kasih sayang orang tua harus mampu disalurkan
dengan baik pada anak-anaknya. Tidak semata-mata kasih sayang itu berarti
memanjakan anak dengan semua keinginannya, termasuk memfasilitasi anak dengan
alat canggih. Dengan mengajarkan anak untuk bersikap sederhana, merupakan salah satu cara agar anak tidak bersifat manja
yang keterlaluan. Ajari anak dari hal
kecil dan mudah, sampai ke hal besar dan sulit, untuk melatih kemandirian sejak
dini. Jangan sampai kasih sayang orang
tua justru membuat anak menjadi malas dan lebih banyak menghabiskan waktu bersama alat canggihnya, di
bandingkan bersama dengan orang-orang di sekitarnya.
Memberikan anak dengan fasilitas canggih memang tidak
dilarang. Hanya saja, orang tua harus berperan dalam menyaring setiap alat
canggih yang akan di berikan pada anaknya. Selain itu, orang tua harus mampu mengajak anaknya untuk memilih dan melakukan
permainan ke arah yang mendidik. Tidak dapat di mungkiri, sebagai manusia yang
berkembang kita harus mampu mengikuti perkembangan zaman modern ini. Alat
canggih yang sekarang menuntut kebutuhan manusia, memang harus mampu di ikuti,
dengan adanya batasan di setiap fungsinya menurut jenjang usia.
DAFTAR KATA SERAPAN
1.
Kata-kata Serapan dari Bahasa Daerah
1)
Anak
2)
Terampil
3)
Merasa
4)
Galah
5)
Desa
6)
Pandai
7)
Sederhana
8)
Ajari
9)
Ajak
10) Usia
2.
Kata-kata Serapan dari Bahasa Asing
1)
Dunia
2)
Teknik
3)
Motivasi
4)
Mutakhir
5)
Fungsi
6)
Tradisional
7)
Kreatifitas
8)
Fenomena
9)
Komputer
10) Internet
11) Karakter
12) Sifat
13) Aktif
14) Positif
15) Waktu
DAFTAR PUSTAKA
Jumairam, dkk. 1996. Senarai Kata Serapan dalam Bahasa Indonesia.
Jakarta: Balai Pustaka
Martinus,Surawan.
2001. Kamus Kata Serapan. Jakarta:PT.
Gramedia Pustaka Utama
Wiktionary:ProyekWiki bahasa Indonesia/Daftar kata/Serapan [online]
tersedia pada http://id.wiktionary.org/wiki/Wiktionary:ProyekWiki_bahasa_Indonesia/Daftar_kata/Serapan. 9 Juni 2013
Langganan:
Postingan (Atom)





















.jpg)

.jpg)

